Tanpa disadari kita atau sebut saja aku memiliki dua kepribadian, di tempat kerja atau di rumah dalam keseharian bisa berbeda.. Kepribadian kita mempunyai dua lapisan, asli dan topeng. Tuntutan lingkungan atau pekerjaan yang membuat kita menggunakan topeng kepribadian.
Topeng kepribadian ini bisa saja terus melekat di diri kita ketika kita terlalu nyaman dengan kepribadian topeng tersebut yang selalu kita pakai di depan orang. Atau bisa saja kita hanya menggunakan topeng kepribadian di saat-saat tertentu, kemudian berubah menjadi kepribadian aseli lagi ketika menemukan lingkungan nyaman dan tidak menuntut kita menggunakan topeng. Kemungkinan yang lain adalah kita tertekan dan tidak nyaman dengan kepribadian topeng yang dipaksakan. Jika sudah begini sebaiknya kita tidak memilih pekerjaan yang tidak cocok dengan kepribadian kita. karena hal seperti ini hanya akan membuat kita stress dan menghambat produktivitas kerja
Kepribadian topeng bukan berarti lebih buruk ataupun lebih baik dari kepribadian asli kita. Semua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Selama digunakan dalam hal yang positif, menggunakan topeng bukan berarti membohongi diri kita sendiri. Sebab membohongi diri kita sendiri adalah ketika kita tidak menerima diri kita apa adanya (sesuai takdir). Akan jadi tidak masalah, ketika kita menggunakan topeng kepribadian dalam hal beradaptasi dengan lingkungan dan untuk mempermudah dalam menyelesaikan masalah tanpa harus menolak siapa diri kita sebenarnya. Perlu diingat : "Orang yang sehat secara mental adalah orang yang mampu menerima dirinya serta takdir apapun yang menimpa dirinya" dikutip dari Nafis Mudrika-
menurutku yang lebih bahaya lagi ketika kita sudah tidak bisa membedakan mana kepribadian asli kita dan mana yang kepribadian topeng...

0 komentar:
Posting Komentar