Berapapun umur kita, 20 tahun ataupun sudah diumur 60an tahun, ada perubahan kulit secara hormonal yang dialami oleh setiap wanita.
Women and hormones go hand in hand.. Melalui semua tahap kehidupan yang bermacam-macam, apakah itu pubertas, kehamilan ataupun menopaus, tubuh kita mengalami perubahan signifikan karena perubahan hormonal. dan perubahan di tubuh kita akan membawa dampak perubahan yang berbeda pada kulit. pada umur 20 tahun atau mulai memasuki umur 60 tahun, ada perubahan kulit secara hormonal yang akan dialami.
Untuk kebanyakan dari kita, ketika berumur 20an, 30an tahun, kulit kita cukup sehat.. Kolagen dan tingkat elastin (glikoprotein yang elastis dan berserat yang ditemukan dijaringan ikat) adalah positif dan masih terus diproduksi. Biasanya kita tidak memiliki masalah besar terhadap kerut wajah atau perubahan warna dan kulit kita terjaga penampilannya sangat muda. Tetapi ketika hormon kita mulai terjadi fluktuasi, kita akan mengalami perubahan kulit hormonal.
Seiring berjalannya usia kita, kulit akan berubah dan beberapa perubahan terjadi pada hormon kita. Sederhananya, hormon adalah pesan kimia yang diproduksi di ovarium, kelenjar adrenal dan kelenjar tiroid, dan ini dapat mempengaruhi jaringan tertentu di tubuh.
Wanita beruntung dapat pergi ke perawatan kulit dan banyak pabrik yang menjual produk-produk wanita untuk dapat melawan perubahan hormonal tersebut. Menopause memang yang paling populer, tetapi perubahan dapat terjadi sebelum menopause. Wanita di awal umur 20 tahun dapat mengalami efek negatif dari perubahan hormon melalui perubahan yang bervariasi terhadap kulitnya.
Kondisi kulit yang umum dialami akibat hormon, diantaranya:
Salah satu pengaruh hormonal terhadap kulit kita biasanya dalam bentuk jerawat. kamu akan mengalami sedikit jerawat kecil atau breakout dalam jumlah besar. Dalam kasus lain, breakout sepertinya muncul dalam waktu yg sama ketika periode bulananmu. ini adalah masalah kulit terbesar yang dialami wanita muda di usianya 20th dan 30th, tubuh cenderung dalam kondisi reproduksi, yang langsung berkaitan dengan hormon. Breakoutnya akan menonjol di daerah pipi bawah, dagu, dan sepanjang garis rahang. tetapi, mereka juga dapat muncul di lengan atas dan di punggung juga. Untuk membantu membersihkan kulit berjerawat, gunakan produk OTC anti-acne. Jika masalahnya serius, temui ahli kulit untuk tahu lebih tepat penyebab sebenarnya dan memutuskan solusi terbaik untukmu.
Selama beberapa waktu tertentu dalam bulananmu ketika hormonmu mulai menggila, kamu akan menyadari kulitmu mulai terlihat dan terasa berminyak. perubahan hormon bulanan mendorong saluran minyak memproduksi minyak lebih banyak daripada yang biasanya. jadi, ketika periode bulanan produksi minyak akan berlebih dan menambah minyak di kulit kita. Cara mengatasinya adalah dengan membersihkan kulitmu dengan pembersih muka untuk kulit berminyak. Carilah pembersih yang tidak hanya menghilangkan kelebihan minyak dari permukaan saja, tetapi yang juga dapat mengurangi produksi sebum juga. Dan gunakan tissu untuk membantu menghilangkan minyak secepatnya ketika membersihkan muka.
Jika kamu pernah hamil, kamu pasti ingat ketika kulitmu terasa kering dan tidak nyaman daripada biasanya. Ini hal yang biasa terjadi pada kebanyakan wanita dan sangat normal. Kulitmu melar/stretching karena ada dedek bayinya dan ada pertambahan berat badan. dan melarnya dan kulit yang tertarik menyebabkan sedikit kering dan gatal. Jaga kulitmu tetap lembab dengan body lotion yang kaya akan moisturizer. ini akan menjaga kulitmu lebih fleksibel dan membantu meringankan keinginan menggaruk. gunakan bodylotion segera setelah mandi ketika kulitmu masih lembab untuk hasil yang bagus.
Kondisi kulit akibat hormonal yang lainnya ketika hamil adalah hyperpigmentation atau perubahan warna kulit. Terkadang kamu akan menyadari dada, ketiak dan beberapa daerah tertentu di wajahmu mulai menggelap selama hamil. tanda lahir atau luka yang ada juga mulai menggelap pada saat itu. perubahan kulit iini mulai memudar ketika bayi lahir, tapi kamu butuh lebih sabar karna akan membutuhkan waktu untuk hormonmu berubah dan kulitmu berubah kembali seperti keadaan sebelum hamil. hiperpigmentasi ini tidak hanya terjadi pada saat hamil, bahkan ketika kamu mengonsumsi pil kb pun kamu akan mengalami penggelapan kulit. tanyakan pada ahli kulitmu tentang produk perawatan kulit yang dapat membantu untuk mencerahkan titik2 hitam dengan menghambat produksi melanin. Melanin ini yang menyediakan pigmentasi untuk kulit. ada beberapa produk obat yang tersedia untuk mengataasi hiperpigmentasi dan perubahan warna kulit lainnya.
Setiap wanita akan mengalami perubahan kulit akibat hormonal. Makan pola makan yang bernutrisi, hidup sehat aktif dan melakukan perawatan kulit harian adalah langkah baik yang dapat dilakukan wanita.
Remember, the healthiest skin is always the most beautiful ^^
0 komentar:
Posting Komentar