Aku sungguh jatuh cinta padamu dan rasanya sangat sulit menerima
kenyataan bahwa kita tidak lagi bercakap-cakap sesering dulu lagi. Dalam
kesibukanmu, aku selalu menatap ponselku. Setiap ada pemberitahuan
masuk, aku berharap itu kamu. Setiap ponselku berdering, aku berharap
itu kamu. Setiap sebuah chat masuk, aku berharap itu kamu. Setiap
layar ponseku menyala, aku berharap itu kamu. Setiap ponselku berbunyi,
aku berharap itu kamu.
Aku berharap itu kamu, yang memegang jemariku kala aku kebingungan
menentukan arah hidupku. Aku berharap itu kamu, pria yang dengan lembut
memelukku ketika aku kelelahan menghadapi dunia. Aku berharap itu kamu,
yang menemaniku keliling-keliling Jogjakarta, di bawah sinaran lampu
jalanan, dan aku memelukmu layaknya orang yang paling takut kehilangan.
Aku berharap itu kamu, pria yang mengecupku dengan sangat pelan,
menenangkan tangisku yang sesenggukan, dan berkata bahwa semua akan
tetap berjalan. --@dwitasari--

0 komentar:
Posting Komentar