Aku, kamu, kita

Apa beda antara 'aku' dan 'kita'? Tentu saja kamu. 'Aku' tanpa kamu. Sedangkan di 'kita' ada kamu. 'Aku' bisa ada dengan sendirinya. Sedangkan 'kita' tak akan ada tanpa adanya 'kamu'. Karena adanya kamu di 'kita', aku harus sering berbagi ruang. Ruang pengertian, ruang pemikiran, dan tentu saja ruang ego yang biasa 'aku' kuasai sendirian. Ini karena 'kita' bukan hanya milikku, tapi milikmu. 'Kita' juga bukan sekedar tentangku, tapi juga tentangmu.
Di 'kita', 'aku' dan 'kamu' harus siap mengalah. Karena benarku dan benarmu tak selalu sama. Karena inginku dan inginmu juga tak melulu persis. Tapi 'aku' dan 'kamu' harus sepakat untuk lebih mengutamakan kebaikan 'kita'. Bukan cuma 'aku', bukan hanya 'kamu'.
'Kita' adalah tempatnya 'aku' dan kamu untuk saling ada dan saling mengakui. Saling memberi-menerima. Saling menghormati-menghargai. Disini hal yang baik harus serba saling. Karena itu, di 'kita', kesalahan harus 'aku' dan kamu tanggung bersama. Karena kesalahanku berarti kesalahanmu, dan kesalahanmu juga termasuk kesalahanku. Bukankan 'kita' juga berarti 'aku' menjaga kamu dan kamu menjaga 'aku'? Di 'kita' bahagiamu juga bahagiaku, bahagiaku adalah bahagiamu. Begitu juga dengan sedih. Karena 'kita' punya ruang untuk saling merasa.

Lalu, apakah 'aku' dan kamu sudah benar-benar menjadi 'kita'?


___Diorama, Nazrul Anwar


Jadi.... Kapan aku dan kamu akan menjadi kita? 

0 komentar:

Posting Komentar