Kesibukanmu

Good night....

 Bisa dibilang sudah seminggu kamu mulai kerja lagi, dan kamu sibuk dengan pekerjaanmu, terlebih lagi kamu lagi memulai bisnismu.. Entah bisnis yang mana lagi yg sedang kamu kerjakan sampai aku nggak tau... Akunya yg terlalu cuek, atau kamunya yg terlalu diam tak menceritakan sedetail itu, atau belum saatnya aja aku tau semuanys... Yah anggap aja, nanti akan ada waktunya tersendiri untuk membicarakannya.. Sepertinya kamu itu tipe orang yg belum mau cerita dulu kalau tak ditanya, dan aki terkadang sudah lelah untuk banyak bertanya jika tidak terlalu direspon.. Ya okelah, komunikssi itu sangat penting, dan sekarang kita masih belum memaksimalkan komunikasi itu... Tak banyak yg kita bicarakan.. Hanya hal2 kecil yg tidak terlalu penting... Dan mungkin lama2 bisa membuatku bosan. 
Bahkan ketika bertemu pun rasanya tidak ada pembicaraan, kau terkadang malah asik main hape sendiri... Padahal, aku sebisa mungkin untuk tak mengutak atik hapeku ketika bertemu... Tak mengaktifkan jaringanku jika perlu, agar waktunkita tidak terganggu. Karena aku beranggapan apwaktu bertemu kita singkat dan itu berharga sekali.. Kita memang masih dalam satu pulau, tapi rasanya sudah cukup jauh untuk bertemu... Kesibukanmu dan kesibukanku membuat kita tak bisa bertemu terlalu sering, selain itu memang kamu yg menginginkannya,, kamu tak ingin jika kita sering bertemu dan itu dapat menyebabkan zina.. Astagfirullah... Aku tau sudah banyak dosaku ini. Ya jika memang tak ingin ini jadi zina, sungguh, aku ingin kau segera melamarku.. Aku tau kamu juga menginginkannya secepatnya, tapi apalah daya, kamu masih merasa belum cukup siap untuk melakukannya secara finansial. Aku tau kamu sedang berusaha untuk segera mewujudkannya, dengan mengumpulkan pundi2 tabungan untuk masa depan kita... Terima kasih abang sayang... 

Aku akan bersabar...


0 komentar:

Posting Komentar