my thought ~Part1

Tiap lewat Jalan Palagan yg lurus dan hambatannya kecil itu, bikin bawa motornya itu gak perlu mikir banyak, jadi pikiranku malah teralih ke hal-hal lain.. sekelibat pemikiran tentang masa depan dan beberapa hal di masa lalu. Pengen banget semua pemikiran itu aku tuangkan dalam sebuah tulisan, tapi ntah kenapa ketika ingin menuliskannya, pemikiran itu seakan pergi dari otak ini, jadi bingung mau nulis. sering banget hal-hal ini terjadi. ya seharusnya emang ketika terlintas pemikiran itu langsung dicatat hal-hal pentingnya, tapi karna lagi di jalan ya gak mungkin juga kan?

well, mungkin salah satu yg terlintas di otakku kemarin adalah ketika dia yg pernah mengatakan tidak ingin pacaran sebelum menikah, dan hal-hal tentang pacaran itu tidak baik untuk dilakukan, karna pacaran melanggar peraturan Tuhan.. aku jadi tersadar, aku sedikit teringat kata-kataku pada Tuhan waktu itu. ketika aku curhat dengan Tuhan.. aku menyesali masa laluku, dan aku menginginkan perubahan. aku pernah berharap, aku dipertemukan dg seseorang yg benar pantas untuk jadi suamiku dan langsung nikah tanpa pacaran. #plak satu tamparan keras buat aku. bahkan waktu itu aku telah berpikiran untuk tidak pacaran dulu, kenapa tiba2 ketika aku bertemu dengannya, aku ingin memilikinya saat ini. bodohnya aku. mungkin aku telah terjebak dengan nafsuku untuk bersamanya. memang sebaiknya aku lebih menjaga dan berpikir lebih panjang dalam memutuskan suatu hal. nikah juga bukan hal yang sepele..
sebenere masih banyak pemikiran2, cuma lagi bingung mau nulisnya -__-

*Puisi "Kalaupun Tidak"

Kalaupun dia tidak tahu kita menyukainya.
Kalaupun dia tidak tahu kita merindukannya.
Kalaupun dia tidak tahu kita menghabiskan waktu memikirkannya.

Maka itu tetap cinta. Tidak berkurang se-senti perasaan tersebut.

Justeru dengan ngotot ingin bilang, ingin pacaran, ingin aneh-aneh, perasaan itu tiba2 ber-metamorfosis menjadi egoisme dan sebatas keinginan yang tidak terkendali saja.

Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik.

*Tere Liye


semakin banyak yg menyadarkanku kembali, bahwa aku harus bersabar dalam penantian ini. tak perlu terburu-buru, pasti ada jalan. Allah pasti memberikan yg terbaik untuk kita semua, pasti! 
"matahari yg tidak pernah mendapatkan janji surga oleh Tuhan tidak pernah berhenti berputar menerangi kehidupan. sementara kita manusia yang justru dijanjikan surga oleh-Nya mengapa lebih sering memilih santai dalam hidup ini?"
let's work harder and dont forget to pray.

0 komentar:

Posting Komentar