Mr. Blue, I've love one person for many times

Hello, Mr. Blue!
Akhirnya aku bisa menulis lagi tentangmu yg sempat pergi dari sumber inspirasi tulisanku... Iya, beberapa tulisanku sebelumnya yg terpublish atopun enggak, beberapa ada karena kamu masuk dalam kehidupan ceritaku.. Mungkin kamu tak pernah tahu selama ini aku telah menulisnya, dan aku tak tahu kapan kamu bakal tahu tentang ini.. EntahLah, antara aku ingin memberitahumu atau membiarkan ini sebagai tulisan tulisan tak tersampaikan.. Pastinya aku hanya ingun mengutarakan apa yang aku rasa dan kutorehkan dalam kata.

Heiii... Sudah berapa lama aku mengenalmu? Sudah berapa lama kau tahu siapa aku? 5 tahun, iya.. Sudah cukup lama bukan? Dalam jangka waktu itu kita hampir tiap hari bertemu, bagaimana tidak, ketika aku dan kamu adalah kawan seperjuangan ketika kuliah, bahkan dari awal masuk disana kita sudah satu kelompok ospek dan ketika dalam organisasipun kita bersama. Tak pelak aku mengenalmu, cukup tau bagaimana sifatmu dan pola pikirmu. Tapi,, sesungguhnya masih banyak hal lebih dalam yang aku tak tahu tentang kamu..
Banyak hal yang telah terjadi dalam waktu yang bagiku tak sebentar itu.. Dan tahukah kamu, sudah berapa kali aku jatuh cinta sama orang yg sama yg itu kamu?? Memang aku tak menghitung berapa tepatnya, tapi aku yakin itu berkali-kali,, dan berkali kali pulalah aku menelan ludah yg pahit, menahan kelu. Selama itu aku hanya bisa berdoa dan menjaga hatiku. Meskipun memang sudah berapa laki-laki datang silih berganti di hidupku, tapi ternyata sekarang pun berujung di kamu..  Cuma kamu.
Beruntungnya aku ketika kamu pada akhirnya bicara kamu memilihku. Tahulah kamu, bagaimana yg aku rasa? Ya, bercampur aduk, antara bahagia, terharu, dan sedikit sakit. Kenapa sakit? Karena aku ngerasa kenapa baru sekarang?? Yaa, semua jalan yg kita tempuh ini adalah skenario Tuhan yg spesial yg dituliskan untuk kita. Alhamdulillah, finalLy you find me.. Teriima kasih akhirnya kamu memilihku. Mata ini ingin menangis tapi tak sanggup mengeluarkan air mata itu. Sungguh. Aku merasa seperti itu ya karena aku telah melewati masa demi masa yg tak mudah. 
Ini masih belum berakhir, baru permulaan.. Masih ada yg harus diperjuangkan, tapi aku berharap kedepannya aku tak lagi berjuang sendiri, melainkan kita berjuang bersama. Tujuan kita sekarang sama, tinggal bagaimana kita akan menjalaninya. 



On the way to Outsidest Planet, Cibitung-Bekasi, August 30th 2015

0 komentar:

Posting Komentar