Sejenak aku berpikir akan semua yang telah terjadi dalam hidupku ini. Mulai dari aku terlahir di dunia ini. kenangan-kenangan itu muncul satu persatu di benak ini.
waktu itu pagi buta ketika aku dilahirkan oleh seorang ibu di suatu tempat di kota Sleman yang damai ini. ayahku memberi sebuah nama yang sangat berarti untukku, nama yang memiliki makna yang sangat dalam. kata ayah, Ghalih itu berarti hati, Renai adalah hujan rintik-rintik, dan Kesuma adalah Bunga. dengan nama ini ayahku berharap aku menjadi seseorang yang berhati seperti bunga yang terkena rintik hujan, jadi terlihat segar nan indah. terkadang banyak yang salah mengira kalau nama Ghalih itu nama untuk anak laki-laki, tapi tidak untuk diriku. aku berbeda dan akan aku tunjukkan kalau aku berbeda.
hari demi hari aku pun tumbuh besar, hingga sekarang aku mulai mengerti sebagian kecil arti hidup ini.
semakin hari aku semakin bisa mensyukuri apa yang aku dapat saat ini. ternyata masih banyak yang kurang beruntung.
aku mendapat kebahagian berlebih dengan keluarga dan teman-temanku sekarang.
aku semakin bersyukur, mengingat waktu dulu, ketika aku yang seharusnya belum cukup umur untuk masuk taman kanak-kanak apalagi sekolah dasar. dan saat aku memasuki masa aku harus kuliah, aku bingung masuk kemana, kampus yang aku inginkan ternyata tak dapat kucapai. akhirnya aku masuk di kampusku sekarang ini, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN). awalnya memang aku masih setengah hati, mengingat masuk ke kampus ini adalah keinginan ayahku. ayahku yang telah menyuruhku sejak aku berada di awal SMA, entah kenapa ayah begitu menginginkannya. waktu itu aku hanya mengiyakan saja,tanpa ada niatan tersendiri, tapi ternyata memang ini jalanku. mendengar masih banyak orang yang sebenarnya menginginkan untuk diterima di kampus ini,namun apa daya mereka keinginan tak sampai. sedangkan aku yang tidak terlalu menginginkan disini, tetapi kenyataannya aku diterima disalah satu Program Studi disini yaitu Elektronika Instrumentasi. satu hal yang belum pernah aku lakukan dan aku tidak bisa mengenai elektronika, tapi aku harus menmpuhnya untuk empat tahun.
memang ini adalah jalan terbaik yang Tuhan berikan kepadaku. aku tidak pantas untuk mengeluh dengan apa yang aku terima saat ini. ini saatnya untukku menunjukkan pada orang tuaku,bahwa aku bisa bertahan dan memperjuangkan semuanya. karena disini aku menemukan kebahagian bersama teman-teman sekelas yang begitu berharga untuk dilupakan. mereka adalah teman-teman yang berarti. aku bisa tertawa bersama mereka, bahkan terkadang aku pun menangis ketika aku merasa beban ini terlalu berat tanpa aku merasa malu atau apa. aku bebas meluapkan seluruh perasaanku. mereka juga men-supportku. aku merasa bahagia telah melewatkan hampir 2 tahun ini bersama mereka sampai saat ini.
I give this special momment to my precious friends, ELINS 2010. thanks for all. keep fight and defend.